Teknologi

Otamendi Cetak Gol Terakhir sebelum Tinggalkan Timnas Argentina

Pertandingan persahabatan antara tim nasional Argentina menghadapi Benín di Stadion Monumental bukan sekadar laga uji coba biasa. Di balik kemenangan telak

Otamendi Cetak Gol Terakhir sebelum Tinggalkan Timnas Argentina

Pertandingan persahabatan antara tim nasional Argentina menghadapi Benín di Stadion Monumental bukan sekadar laga uji coba biasa. Di balik kemenangan telak 3-0, laga tersebut menjadi panggung perpisahan dua sosok ikonik Albiceleste: Lionel Messi dan bek tengah Nicolás Otamendi. Keduanya mencatat momen pamungkas yang menghangatkan hati puluhan ribu suporter yang memadati tribune Buenos Aires.

Otamendi, yang berusia 38 tahun, sebenarnya telah lebih dulu mengumumkan pensiun dari panggung internasional setelah Piala Dunia 2026. Namun pelatih Lionel Scaloni tetap memanggilnya pada jendela FIFA ini. Pemain yang membela River Plate itu pun diturunkan sebagai starter, berduet dengan Cristian "Cuti" Romero di jantung pertahanan, sebelum akhirnya meninggalkan lapangan menjelang menit ke-52.

Gol Perpisahan dari Umpan Messi

Awal laga tidak berjalan mulus bagi tuan rumah. Timnas Benín sempat merepotkan pertahanan Argentina, terutama pada babak pertama, dengan serangan-serangan yang membuat lini belakang harus bekerja ekstra. Namun Otamendi tampil tenang dan disiplin, memastikan lawan tak mampu mendekati gawang yang dijaga Argentina.

Momentum berubah setelah turun minum. Gol pembuka lahir tepat di awal babak kedua, ketika Otamendi memanfaatkan umpan silang presisi dari Messi. Tanpa gangguan pemain lawan, bek veteran itu menyelesaikan peluang dengan sisi dalam kakinya, sebuah penyelesaian khas bek yang tahu kapan harus maju. Skor 1-0 untuk Argentina pun tercipta.

"Setelah mencetak gol ke-1-0 untuk Argentina, Nicolás Otamendi digantikan oleh Facundo Medina. Perpisahan jenderal pertahanan timnas disambut tepuk tangan meriah seluruh Stadion Monumental."

Saat namanya diumumkan untuk diganti, stadion bergemuruh. Para suporter berdiri dan memberikan penghormatan kepada bek yang telah lama menjadi tulang punggung pertahanan Argentina. Dalam momen itu, fokus publik memang tertuju pada Messi, tetapi tatapan hangat juga tertuju pada Otamendi, yang berjalan meninggalkan lapangan sambil melambai kepada penonton.

Rekor yang Ditinggalkan Otamendi

Perpisahan ini menutup karier internasional yang penuh catatan penting. Secara kumulatif, Otamendi tercatat sebagai pemain Argentina kedua dengan jumlah penampilan terbanyak di Piala Dunia, sebuah capaian yang menegaskan betapa seringnya ia dipercaya di turnamen terbesar sepak bola dunia. Ia dikenal sebagai sosok yang vokal, berpengalaman, dan menjadi mentor bagi generasi bek muda seperti Romero.

AspekData Kunci
Usia saat pensiun38 tahun
Laga terakhirArgentina vs Benín, 3-0
Menit bermain terakhirSekitar 52 menit
Rekor Piala DuniaPemain Argentina kedua terbanyak tampil

Bagi Scaloni, kehadiran Otamendi pada laga ini juga menjadi cara untuk menghormati kesetiaan seorang pemain yang menolak absen begitu saja. Pelatih tersebut memberi ruang bagi Otamendi untuk menutup kariernya dengan cara terbaik: mencetak gol dan disambut ovasi.

Bagi Argentina, kehilangan Otamendi menandai akhir dari era pertahanan berpengalaman yang telah mengantar mereka meraih kejayaan, termasuk gelar Piala Dunia. Namun warisannya — semangat juang, kedisiplinan, dan gol perpisahan di Monumental — akan terus dikenang sebagai bagian dari sejarah Albiceleste.

• Menang 3-0 atas Benín di Stadion Monumental • Cetak gol pembuka dari umpan Messi • Bermain sekitar 52 menit • Pemain Argentina kedua terbanyak tampil di Piala Dunia

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS toni-kurniadi

Reporter E-Sports. Meliput Mobile Legends, Valorant, dan industri gaming.

Comments (0)

User