Teknologi

Korban Meninggal KMP Putri Yasmin Bertambah Jadi Dua Orang

Kabar duka kembali menyelimuti tragedi tenggelamnya KMP Putri Yasmin di perairan Selat Lombok. Jumlah korban meninggal dunia dalam musibah yang terjadi pad

Korban Meninggal KMP Putri Yasmin Bertambah Jadi Dua Orang

Kabar duka kembali menyelimuti tragedi tenggelamnya KMP Putri Yasmin di perairan Selat Lombok. Jumlah korban meninggal dunia dalam musibah yang terjadi pada Agustus 2026 itu bertambah menjadi dua orang setelah seorang penumpang bernama Ardiyansyah mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu (19/8) sekitar pukul 16.45 WITA.

Sehari-hari, Ardiyansyah bekerja sebagai distributor telur dengan rute Bali-Sumba. Menurut informasi yang diterima, korban meninggal setelah mengalami gangguan kesehatan akibat banyaknya air laut yang masuk ke dalam tubuhnya saat kapal karam. Ia tercatat sebagai korban meninggal kedua, menyusul Indah Dwi Septiani, 20 tahun, warga Asrama Brimob Gatep, Ampenan Selatan, Mataram, yang lebih dulu dinyatakan meninggal dunia.

Kronologi Musibah KMP Putri Yasmin

Musibah KMP Putri Yasmin bermula pada Rabu (12/8) ketika kapal dilaporkan tenggelam di perairan Selat Lombok, selat yang memisahkan Pulau Bali dan Pulau Lombok. Kejadian itu langsung memicu operasi pencarian dan pertolongan besar-besaran yang melibatkan berbagai unsur SAR. Berikut kronologi yang berhasil dirangkum:

  1. Rabu (12/8): KMP Putri Yasmin tenggelam di perairan Selat Lombok dan memicu operasi SAR gabungan.
  2. Rabu (19/8): Ardiyansyah meninggal dunia pukul 16.45 WITA di rumah sakit di Kabupaten Lombok Barat; operasi SAR hari kedelapan resmi ditutup.
  3. Minggu (23/8): Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, I Putu Bhayangkara, mengonfirmasi penambahan korban meninggal menjadi dua orang.

Tambahan Korban Meninggal Dikonfirmasi

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, I Putu Bhayangkara, membenarkan adanya tambahan korban meninggal tersebut saat ditemui di Amlapura, Minggu (23/8).

"Ya, betul satu penumpang lagi dinyatakan meninggal setelah menjalani perawatan di rumah sakit di Kabupaten Lombok Barat," katanya.

Konfirmasi ini sekaligus melengkapi data terbaru musibah yang sebelumnya mencatat satu korban meninggal. Dengan demikian, total korban meninggal kini mencapai dua orang, sementara proses penelusuran terhadap korban lainnya terus menjadi perhatian keluarga dan pihak berwenang.

Empat Penumpang Masih Belum Ditemukan

Hingga operasi pencarian ditutup, empat korban masih belum ditemukan. Mereka adalah:

  • Yasir Arafat, 37 tahun, asal Mataram, NTB;
  • Selvina Rambu Mayi, 28 tahun, asal Sumba, NTT;
  • I Made Sutarjana, 55 tahun, asal Denpasar;
  • Slamet Yulianto, 41 tahun, asal Denpasar.

Selain keempat penumpang tersebut, kapal KMP Putri Yasmin juga belum ditemukan dan diperkirakan tenggelam di perairan Selat Lombok. Keberadaan kapal dinilai menjadi salah satu kunci untuk mengungkap kondisi terakhir di dalam kapal saat musibah terjadi.

Operasi SAR Resmi Ditutup

Operasi SAR pencarian empat korban tersebut resmi ditutup pada Rabu (19/8) setelah berlangsung selama delapan hari sejak musibah terjadi. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Mataram, Muhamad Hariyadi, membenarkan penutupan operasi tersebut. Namun, saat operasi ditutup, belum ada informasi mengenai tambahan korban meninggal.

"Operasi hari kedelapan ditutup, kami kembalikan petugas ke satuannya masing-masing. Jika sewaktu-waktu ada informasi, operasi kembali digelar," ucap Hariyadi.

212 Penumpang Berhasil Diselamatkan

Dalam musibah tersebut, tim SAR gabungan berhasil menyelamatkan 212 penumpang, sementara empat orang masih hilang. Selama operasi pencarian, tim SAR gabungan mengerahkan kekuatan melalui tiga matra, yakni udara, laut, dan darat.

Pengerahan tiga matra tersebut memungkinkan pencarian dilakukan secara menyeluruh, baik dari permukaan laut, dari udara, maupun di sepanjang jalur darat di sekitar lokasi kejadian. Meski demikian, kondisi perairan Selat Lombok yang dinamis turut menjadi tantangan tersendiri bagi petugas di lapangan selama delapan hari operasi berlangsung.

Meski operasi pencarian telah ditutup, pihak SAR menegaskan bahwa pencarian dapat kembali dibuka sewaktu-waktu apabila muncul informasi baru. Masyarakat dan keluarga korban diimbau untuk tetap melaporkan setiap informasi yang berkaitan dengan keberadaan korban maupun kapal kepada pos SAR terdekat agar proses pencarian dapat segera kembali digelar.

[SOCIAL_TWEET]: Kabar duka: korban meninggal KMP Putri Yasmin bertambah jadi 2 orang. Operasi SAR 8 hari selamatkan 212 penumpang, 4 lainnya masih dicari. #KMPPutriYasmin #SAR[SOCIAL_TG]: Korban meninggal KMP Putri Yasmin bertambah jadi dua orang. Operasi SAR delapan hari ditutup usai selamatkan 212 penumpang; empat penumpang masih hilang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS olivia-hartono

Reporter Sepak Bola. Fokus pada Liga 1, Timnas, dan sepak bola Asia Tenggara.

Comments (0)

User