Bisnis

BOGOR — Petugas Gabungan Berhasil Padamkan Api Utama TPA Galuga

Terdepan.id, BOGOR — Tim gabungan yang terdiri dari Dinas Pemadam Kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta dinas lingkungan hidup setem

BOGOR — Petugas Gabungan Berhasil Padamkan Api Utama TPA Galuga

Terdepan.id, BOGOR — Tim gabungan yang terdiri dari Dinas Pemadam Kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta dinas lingkungan hidup setempat akhirnya berhasil memadamkan titik api utama yang membakar gunungan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (8/9). Kendati kobaran api besar telah padam, kepulan asap putih pekat masih terlihat membubung tinggi dari sisa-sisa timbunan sampah yang terbakar.

Proses pemadaman di area tempat pembuangan akhir sampah membutuhkan waktu dan kerja keras ekstra mengingat karakteristik material sampah yang sangat mudah terbakar dan menyimpan potensi panas di lapisan bawah. Hingga Selasa sore, petugas masih bersiaga penuh di lokasi guna melakukan proses pendinginan (cooling process) secara menyeluruh agar tidak memicu munculnya titik api baru akibat tiupan angin kencang.

Kronologi Penanganan dan Dinamika Lapangan

Peristiwa kebakaran yang melanda kawasan pembuangan sampah lintas daerah ini memicu respons cepat dari berbagai instansi terkait. Proses mitigasi dan penanggulangan dilakukan melalui serangkaian tahapan taktis untuk memutus penyebaran lidah api ke zona penampungan lain maupun pemukiman warga di sekitarnya.

  1. Deteksi Awal: Titik asap mulai terdeteksi di salah satu zona penampungan sampah aktif yang dipicu oleh tingginya konsentrasi gas metan pada suhu udara ekstrim.
  2. Mobilisasi Armada: Sebanyak 12 unit mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten Bogor dan Kota Bogor dikerahkan secara bertahap menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengisolasian area.
  3. Metode Pembasahan Mendalam: Petugas menerapkan teknik penyemprotan air bertekanan tinggi yang dicampur dengan cairan pembasah khusus guna menembus kedalaman tumpukan sampah hingga 5 meter di bawah permukaan.
  4. Pengawasan Asap Pekat: Pengukuran kualitas udara dilakukan secara berkala di sekitar pemukiman warga terdekat untuk mengantisipasi potensi paparan polusi racun.

Analisis Bahaya Gas Metan dan Dampak Lingkungan

Kebakaran pada Tempat Pembuangan Akhir memiliki kompleksitas teknis yang jauh lebih rumit dibandingkan kebakaran pemukiman atau lahan biasa. Penumpukan sampah organik selama bertahun-tahun menghasilkan fermentasi anaerobik yang memproduksi gas metan (CH4) dalam jumlah besar. Gas ini sangat rentan terhadap percikan api sekecil apa pun dan mampu menyebar di bawah tumpukan sampah.

"Kebakaran pada TPA bukan sekadar masalah kobaran api di permukaan. Tantangan terberat adalah memadamkan bara di dalam tumpukan yang dipicu oleh akumulasi gas metan di lapisan terdalam," ujar pakar tata kelola lingkungan hidup.

Berikut adalah rincian data operasional dan estimasi dampak dari penanganan kebakaran TPA Galuga:

Indikator Parameter Kondisi & Catatan Penanganan
Jumlah Armada Dikerahkan 15 Unit (Gabungan Kota dan Kabupaten Bogor)
Jumlah Personel Gabungan Lebih dari 80 Personel terbagi dalam 3 shift
Estimasi Luas Area Terdampak Sekitar 2,5 Hektar zona pembuangan aktif
Risiko Utama Pasca-Padam Paparan asap pekat bermaterial partikulat PM2.5

Antisipasi Dampak Kesehatan dan Keberlanjutan Layanan

Meskipun status api utama telah dinyatakan padam, kepulan asap pekat yang membawa partikel kimia berbahaya menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat terdekat. Dinas Kesehatan setempat mengimbau warga di sekitar lokasi TPA Galuga untuk mengenakan masker standar N95 atau masker medis ganda saat beraktivitas di luar ruangan demi menghindari Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Selain masalah kesehatan, gangguan pada operasional pembuangan sampah dari wilayah Kota dan Kabupaten Bogor sempat mengalami penyesuaian jadwal. Pihak pengelola TPA Galuga melakukan rekayasa alur truk sampah agar pengiriman limbah rumah tangga tidak terganggu dan tetap dapat berjalan paralel di zona yang aman dari dampak kebakaran.

Petugas pemadam kebakaran dipastikan akan tetap disiagakan selama 24 jam ke depan untuk memastikan suhu di bawah permukaan timbunan sampah telah benar-benar stabil dan bebas dari bahaya penyalaan kembali.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS lidia-susanto

Reporter Olahraga Wanita. Fokus pada atlet perempuan dan kesetaraan gender dalam olahraga.

Comments (0)

User