Bisnis

Banten — Pemprov Maksimalkan Dapur Umum Operasi SAR Jurnalis Hilang

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Dinas Sosial secara masif memaksimalkan layanan dapur umum guna mendukung kelancaran penyisiran jurnalis yang

Banten — Pemprov Maksimalkan Dapur Umum Operasi SAR Jurnalis Hilang

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Dinas Sosial secara masif memaksimalkan layanan dapur umum guna mendukung kelancaran penyisiran jurnalis yang dilaporkan hilang di area pencarian. Memasuki hari kesepuluh operasi Search and Rescue (SAR) gabungan, penyediaan konsumsi berkualitas bagi ratusan relawan dan tim penolong menjadi prioritas utama demi menjaga ketahanan fisik serta efektivitas personel di lapangan.

Dapur umum lapangan yang didirikan oleh Taruna Siaga Bencana (Tagana) Provinsi Banten tersebut beroperasi penuh selama **24 jam sehari**. Fasilitas penunjang logistik ini dikerahkan secara khusus untuk menyuplai kebutuhan pangan mendesak bagi **lebih dari 150 personel gabungan** yang terdiri dari unsur Basarnas, TNI, Polri, BPBD, serta rekan-rekan jurnalis dan sukrawan lokal yang terus menyisir medan perintisan yang terjal.

Dukungan Logistik dan Kronologi Operasi SAR Hari ke-10

Petugas dapur umum lapangan setiap harinya memproduksi dan membagikan sedikitnya **600 porsi makanan siap saji** yang didistribusikan dalam tiga kali waktu makan. Penyaluran bantuan pangan ini dipusatkan di posko utama sebelum didistribusikan langsung ke posko-posko aju di garis depan pencarian. "Ketersediaan asupan nutrisi yang cukup dan tepat waktu merupakan faktor krusial dalam keberhasilan operasi SAR berskala besar yang membutuhkan stamina fisik ekstra," ujar perwakilan Dinas Sosial Provinsi Banten.

Berikut adalah tahapan operasional dan dukungan dapur umum selama berlangsungnya pencarian hingga hari kesepuluh:

  1. Hari 1–3 (Fase Mobilisasi Awal): Pendirian posko utama SAR oleh Basarnas yang didampingi secara langsung oleh perintisan tenda dapur umum Tagana guna melayani **200 porsi makanan** per hari bagi tim awal.
  2. Hari 4–7 (Fase Perluasan Penyisiran): Cakupan pencarian diperluas hingga radius **15 kilometer** dari titik awal hilangnya korban. Peningkatan volume logistik dinaikkan menjadi **600 porsi per hari** untuk mengakomodasi penambahan personel gabungan.
  3. Hari 8–10 (Fase Evaluasi dan Operasi Maksimal): Pengetatan manajemen logistik dan pengiriman pasokan makanan khusus ke tiga titik posko perintisan lapangan guna menunjang penyisiran di zona-zona terisolasi.

Analisis Efisiensi Pelayanan Logistik Kedaruratan

Langkah sigap Pemprov Banten dalam mengamankan rantai pasok makanan menunjukkan kematangan koordinasi antarlembaga daerah saat mengantisipasi situasi krisis yang berlarut. Dalam skenario pencarian di medan berat, penurunan daya tahan tubuh anggota SAR akibat keterbatasan logistik kerap menjadi kendala utama. Kehadiran dapur umum yang terstruktur terbukti meminimalisasi risiko kelelahan ekstrem para petugas penolong.

Tabel di bawah ini menggambarkan perbandingan peningkatan kapasitas operasional dapur umum Dinas Sosial Provinsi Banten dari awal penugasan hingga hari kesepuluh:

Parameter Pelayanan Logistik Fase Awal (Hari 1–3) Fase Maksimal (Hari 10)
Total Produksi Makanan / Hari 200 Porsi 600 Porsi
Personel Tagana Dikonsentrasikan 12 Personel 30 Personel
Jangkauan Distribusi Posko 1 Posko Utama 3 Posko Aju

Sejumlah pengamat manajemen bencana menilai bahwa konsistensi dukungan logistik oleh Pemprov Banten mencerminkan komitmen kemanusiaan yang sangat tinggi. "Manajemen logistik yang solid bukan sekadar urusan pemenuhan kebutuhan dasar konsumsi, melainkan strategi kunci untuk menjaga moralitas, fokus, dan keselamatan kerja seluruh personel penyelamat di area berisiko tinggi," tegas pakar keselamatan publik setempat. Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih terus mengoptimalkan sisa waktu operasional resmi untuk menemukan keberadaan jurnalis yang hilang tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS toni-kurniadi

Reporter E-Sports. Meliput Mobile Legends, Valorant, dan industri gaming.

Comments (0)

User