Bisnis

Mantan Istri Ungkap Elon Musk Sebut Ibu Anak-Anaknya 'Peternak'

LOS ANGELES — Mantan istri pertama miliarder Elon Musk, Justine Wilson, membeberkan dinamika internal dan pandangan kontroversial pendiri Tesla serta Space

Mantan Istri Ungkap Elon Musk Sebut Ibu Anak-Anaknya 'Peternak'

LOS ANGELES — Mantan istri pertama miliarder Elon Musk, Justine Wilson, membeberkan dinamika internal dan pandangan kontroversial pendiri Tesla serta SpaceX tersebut mengenai keluarga dan peran perempuan dalam kehidupannya. Wilson mengungkapkan bahwa pengusaha teknologi terkemuka dunia itu sempat melontarkan istilah bernada dehumanisasi terhadap para ibu yang melahirkan anak-anaknya, yakni dengan menyebut mereka sebagai "peternak" (breeders).

Pernyataan tersebut mencuat ke ruang publik dan menuai sorotan tajam dari berbagai kalangan pemerhati sosial serta netizen internasional. Ungkapan bernada utilitiarian ini dipandang merefleksikan obsesi radikal Elon Musk terhadap isu penurunan populasi global (underpopulation), yang kerap disuarakannya di berbagai forum dan media sosial dalam beberapa tahun terakhir.

Kronologi Hubungan dan Pernyataan Justine Wilson

Justine Wilson, seorang novelis asal Kanada yang menikah dengan Elon Musk pada periode 2000 hingga 2008, memberikan kilas balik mengenai fase-fase penting dalam perjalanan rumah tangga mereka hingga munculnya pandangan eksentrik sang miliarder:

  1. Tahun 2000–2002: Keduanya menikah dan menyambut kelahiran putra pertama mereka, Nevada Alexander, yang sayangnya meninggal dunia akibat sindrom kematian bayi mendadak (SIDS) pada usia 10 minggu.
  2. Tahun 2004–2006: Melalui program fertilisasi in vitro (IVF), Justine melahirkan anak kembar dua pada tahun 2004, disusul kelahiran kembar tiga pada tahun 2006, sehingga total mereka memiliki lima anak bersama.
  3. Tahun 2008: Hubungan pernikahan mereka berakhir melalui proses perceraian yang menjadi sorotan luas di media finansial dan gaya hidup.
  4. Masa Kini: Refleksi dan catatan Justine kembali diangkat publik seiring bertambahnya jumlah anak Elon Musk dari sejumlah pasangan berbeda, memicu diskusi tentang bagaimana Musk memandang peran para ibu biologis dari keturunannya.
"Istilah tersebut memperlihatkan bagaimana logika transaksional dan teknokratis diterapkan bahkan dalam hubungan personal dan keluarga yang paling intim," tulis catatan pengamat sosial terkait kutipan penyebutan tersebut.

Obsesi Pronatalisme dan Pertumbuhan Keluarga Elon Musk

Hingga saat ini, Elon Musk tercatat memiliki setidaknya 12 hingga 14 anak dari tiga wanita berbeda. Selain lima anak yang dibesarkan bersama Justine Wilson, Musk juga memiliki tiga anak dengan musisi Grimes (Claire Boucher) serta beberapa anak dengan eksekutif Neuralink, Shivon Zilis.

Musk berulang kali menegaskan keyakinannya bahwa peradaban manusia berada dalam ancaman kepunahan akibat penurunan angka kelahiran dunia. Oleh karena itu, ia secara aktif mempromosikan gerakan pronatalisme—sebuah pandangan filosofis dan sosial yang mendorong peningkatan angka kelahiran setinggi mungkin.

  • Pandangan Populasi: Musk mengklaim bahwa tingkat kelahiran yang anjlok jauh lebih berbahaya bagi masa depan peradaban dibanding krisis iklim.
  • Pola Hubungan Kompleks: Pendekatan Musk terhadap pembentukan keluarga besar melibatkan perjanjian hukum yang rumit dan perselisihan hak asuh anak, seperti yang sempat terjadi dengan Grimes.
  • Kritik Sosial: Banyak pihak menilai narasi Musk telah mereduksi peran keibuan menjadi sekadar instrumen biologis demi mencetak generasi penerus berintelegensi tinggi.

Dampak Publik dan Reaksi terhadap Budaya Korporasi Pribadi

Pengungkapan ini kembali memicu perdebatan mengenai etika personal para tokoh teknologi papan atas di Silicon Valley. Cara pandang yang memposisikan reproduksi manusia setara dengan lini produksi industri dinilai mengabaikan dimensi empati, kesetaraan gender, dan hak-hak emosional anak maupun pasangannya.

Hingga laporan ini diturunkan, perwakilan resmi dari Elon Musk belum memberikan tanggapan resmi mengenai pernyataan terbaru Justine Wilson. Namun, narasi ini kian memperkuat potret kompleks sang miliarder di mata publik dunia, di mana inovasi teknologi ambisius kerap berjalan beriringan dengan kontroversi kehidupan pribadi yang ekstrem.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS lidia-susanto

Reporter Olahraga Wanita. Fokus pada atlet perempuan dan kesetaraan gender dalam olahraga.

Comments (0)

User