Teknologi

Kemendag Dorong UMKM Manfaatkan Kecerdasan Buatan demi Tembus Pasar Global

Kementerian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia resmi menggenjot program adopsi teknologi digital mutakhir guna memperkuat daya saing pelaku Usaha Mi

Kemendag Dorong UMKM Manfaatkan Kecerdasan Buatan demi Tembus Pasar Global

Kementerian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia resmi menggenjot program adopsi teknologi digital mutakhir guna memperkuat daya saing pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Dalam langkah terbarunya, pemerintah mendorong pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) agar para pelaku usaha lokal mampu mendobrak pasar internasional sekaligus memperluas penetrasi pasar domestik.

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menegaskan bahwa pemahaman dan penguasaan ekosistem digital menjadi faktor penentu bagi keberhasilan produk lokal di era perdagangan modern. Penggunaan kecerdasan buatan dinilai dapat memangkas hambatan operasional, mengoptimalkan strategi promosi, serta memetakan target konsumen lintas negara secara lebih presisi.

“Jadi nanti ada pelatihan bagaimana menggunakan teknologi digital, khususnya AI. Cara kita berjualan seperti apa, saya pikir dengan AI nanti lebih mudah kita bisa menembus pasar global,” ujar Mendag Budi Santoso saat meresmikan program Pelatihan Gapai Pasar Global dengan AI di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta.

Akselerasi Daya Saing dan Strategi Penetrasi Pasar

Budi Santoso memaparkan bahwa pemanfaatan AI tidak hanya disiapkan secara eksklusif bagi pelaku usaha yang berorientasi ekspor. Pelaku UMKM yang menyasar pasar nasional juga dituntut untuk mengadopsi instrumen digital ini agar memiliki jangkauan konsumen yang lebih luas dan efisien di dalam negeri.

Melalui integrasi teknologi pintar ini, para calon pembeli internasional dapat lebih mudah mengenali, memahami, dan memverifikasi kualitas produk asal Indonesia. Efektivitas komunikasi visual dan deskripsi produk berbasis AI terbukti meningkatkan probabilitas konversi transaksi pada etalase perdagangan lintas batas negara (cross-border commerce).

Tahapan Implementasi Program Pelatihan UMKM

Kementerian Perdagangan menggandeng raksasa teknologi Meta dalam menyelenggarakan rangkaian lokakarya intensif yang dirancang bertahap sebagai bagian dari peringatan Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas). Berikut urutan pelaksanaan dan rencana kerja program pembinaan tersebut:

  1. Kurasi Standar Produk: Tim ahli melakukan seleksi ketat terhadap portofolio produk UMKM guna memastikan mutu, legalitas, serta kesiapan kapasitas produksi memenuhi standar pasar ekspor internasional.
  2. Pelaksanaan Roadshow Regional: Pelatihan teknis intensif sebelumnya telah sukses digelar di Bandung dan Batam, sebagai proyek percontohan adopsi teknologi periklanan berbasis AI.
  3. Ekspansi ke Berbagai Daerah: Kemendag menjadwalkan kelanjutan pelatihan secara bergilir di berbagai kota besar dan sentra industri kreatif lainnya di seluruh Indonesia guna menjangkau populasi UMKM secara merata.

Budi menegaskan seluruh peserta yang terlibat dalam program ini merupakan pelaku usaha terpilih yang telah lolos tahapan kurasi. Produk yang dipamerkan dinyatakan telah memenuhi kualifikasi mutu serta standar kepatuhan regulasi ekspor negara tujuan.

Dengan hadirnya kolaborasi strategis antara pemerintah, platform teknologi global, dan para pelaku UMKM terkurasi, Kemendag optimistis kontribusi ekspor nonmigas dari sektor UMKM nasional akan mencatatkan pertumbuhan signifikan dalam periode mendatang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS toni-kurniadi

Reporter E-Sports. Meliput Mobile Legends, Valorant, dan industri gaming.

Comments (0)

User