Bisnis

Kabut Asap Karhutla Memburuk, Tiga Kota Sumatra Terapkan PJJ

Bencana kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatra. Menurunnya kualitas udara secara dr

Kabut Asap Karhutla Memburuk, Tiga Kota Sumatra Terapkan PJJ

Bencana kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatra. Menurunnya kualitas udara secara drastis mendorong pemerintah daerah di tiga kota besar, yakni Padang, Pekanbaru, dan Palembang, mengambil langkah darurat dengan mengalihkan proses belajar-mengajar tatap muka menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau sekolah daring.

Keputusan tersebut diambil demi melindungi kesehatan para peserta didik serta tenaga pendidik dari bahaya infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Asap tebal berbau menyengat telah menyelimuti area permukiman dan jalan protokol sejak pagi hari, membatasi jarak pandang dan memicu penurunan drastis indeks standar pencemar udara (ISPU).

Kondisi Kualitas Udara Berada di Level Tidak Sehat

Berdasarkan data pemantauan stasiun kualitas udara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), konsentrasi partikulat PM2.5 di Palembang dan Pekanbaru sempat menyentuh level Sangat Tidak Sehat hingga Berbahaya. Di sisi lain, kiriman asap lintas wilayah juga mulai mencemari langit Kota Padang yang biasanya berada pada kategori aman.

"Kesehatan anak-anak adalah prioritas tertinggi kami. Mengingat paparan asap berisiko fatal bagi sistem pernapasan kelompok usia rentan, kami memutuskan merumahkan sementara para siswa hingga kualitas udara kembali membaik," ujar salah seorang pejabat Dinas Pendidikan setempat.

Langkah Penyelamatan Siswa di Tiga Wilayah

Setiap pemerintah daerah menerbitkan surat edaran khusus yang mengatur skema pembelajaran darurat bagi jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP). Beberapa poin penting dari kebijakan mitigasi ini mencakup:

  • Peralihan Pembelajaran: Seluruh aktivitas akademik dialihkan secara penuh melalui platform digital dan modul belajar mandiri dari rumah.
  • Peniadaan Kegiatan Luar Ruangan: Seluruh kegiatan ekstrakurikuler, olahraga terbuka, dan upacara bendera ditiadakan sampai batas waktu yang belum ditentukan.
  • Distribusi Masker Gratis: Pemerintah daerah membagikan masker medis dan masker N95 kepada warga serta mengimbau masyarakat untuk mengurangi mobilitas luar ruang.
  • Pemantauan Berkala Kualitas Udara: Dinas Lingkungan Hidup bersama dinas terkait melakukan evaluasi harian indeks kualitas udara guna menentukan kelanjutan kebijakan sekolah tatap muka.

Upaya Pemadaman Terus Diintensifkan

Hingga saat ini, tim satgas gabungan yang terdiri atas BPBD, TNI, Polri, serta relawan Manggala Agni terus berjibaku memadamkan titik api di kawasan lahan gambut. Operasi pemadaman darat dan water bombing melalui helikopter terus digencarkan untuk menekan sebaran titik panas (hotspot).

Pemerintah daerah mengimbau para orang tua agar memastikan anak-anak tetap berada di dalam rumah dan tidak beraktivitas di luar tanpa perlindungan masker. Masyarakat juga diminta proaktif memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala gangguan pernapasan, batuk, atau iritasi mata akibat paparan asap karhutla.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS suwandi-tan

Editor Olahraga. Mantan jurnalis olahraga cetak. Meliput Piala Dunia 3 edisi.

Comments (0)

User