Teknologi

Iklan Kontroversial Sydney Sweeney Menuai Kecaman Atlet Perempuan Dunia

Aktris asal Amerika Serikat, Sydney Sweeney, menghadapi gelombang kritik keras dari kalangan atlet perempuan dan peraih medali Olimpiade. Bintang serial te

Iklan Kontroversial Sydney Sweeney Menuai Kecaman Atlet Perempuan Dunia

Aktris asal Amerika Serikat, Sydney Sweeney, menghadapi gelombang kritik keras dari kalangan atlet perempuan dan peraih medali Olimpiade. Bintang serial ternama tersebut dituding merendahkan sekaligus melakukan seksualisasi terhadap dunia olahraga perempuan setelah membintangi sebuah materi iklan komersial dari perusahaan prediksi olahraga, Novig.

Iklan yang dengan cepat viral di berbagai platform media sosial tersebut memicu kemarahan publik, khususnya dari komunitas olahraga global yang tengah memperjuangkan kesetaraan dan rasa hormat terhadap prestasi atlet wanita.

Detail Konsep Iklan yang Memantik Polemik

Tayangan komersial tersebut langsung meledak di dunia maya dengan mencatatkan lebih dari 22 juta penayangan hanya dalam tempo dua hari sejak pertama kali dirilis. Namun, di balik angka penayangan yang masif, konten visual iklan tersebut menuai kecaman etis.

Dalam video tersebut, Sweeney ditampilkan tanpa busana dengan beberapa bagian tubuh hanya tertutupi oleh sejumlah peralatan olahraga, seperti bola sepak dan bola basket. Aktris tersebut berulang kali melontarkan narasi promosi:

  1. Sweeney mengucapkan kata "sports" sebanyak sembilan kali berturut-turut untuk menegaskan fitur taruhan platform.
  2. Ia kemudian tampak berpose tanpa atasan (topless) di atas sebuah meja biliar.
  3. Iklan ditutup dengan pernyataan Sweeney: "You can’t trade this, I just look good here."

Reaksi Keras dan Gelombang Protes Atlet

Pendekatan visual tersebut langsung menuai respons negatif dari para figur olahraga internasional. Pelari cepat asal Inggris, Amy Hunt, memimpin aksi protes dengan menyuarakan ketidakpuasannya atas representasi perempuan yang ditampilkan dalam kampanye tersebut.

"Inilah bentuk nyata dari mundurnya narasi olahraga perempuan ketika tubuh atletik dan dedikasi profesional kembali direduksi menjadi sekadar objek pemikat visual."

Sejumlah atlet Olimpiade lainnya, termasuk perenang asal Australia Ariarne Titmus, turut menyuarakan keprihatinan serupa. Para atlet menilai pesan dalam iklan tersebut merusak kerja keras bertahun-tahun yang dibangun untuk memposisikan atlet putri berdasarkan kompetensi, kekuatan fisik, dan pencapaian prestasi di arena internasional.

Sorotan atas Objektifikasi dalam Industri Olahraga

Kritik yang dialamatkan kepada Sweeney dan pihak Novig mencerminkan kekecewaan mendalam terhadap industri periklanan yang dinilai masih kerap melanggengkan stereotip gender. Isu utama yang disorot oleh komunitas olahraga meliputi beberapa poin penting:

  • Reduksi Prestasi: Menjadikan olahraga perempuan sekadar latar belakang untuk daya tarik seksual komersial.
  • Distorsi Realitas: Mengaburkan citra ketangguhan serta disiplin tinggi yang menjadi identitas sejati perempuan di dunia olahraga.
  • Dampak Kultural: Mengikis upaya global dalam membangun legitimasi profesional bagi liga dan kompetisi olahraga perempuan.

Hingga saat ini, polemik tersebut terus berkembang di media sosial dengan tagar perlawanan yang menampilkan foto-foto keringat, otot, dan perjuangan nyata para atlet perempuan di gelanggang pertandingan dengan pesan tegas: inilah rupa sesungguhnya dari perempuan dalam dunia olahraga.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS olivia-hartono

Reporter Sepak Bola. Fokus pada Liga 1, Timnas, dan sepak bola Asia Tenggara.

Comments (0)

User