Teknologi

DRMA dan Minth Group Bentuk Usaha Patungan Komponen Kendaraan Listrik

JAKARTA — Emiten komponen otomotif terkemuka, PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA), resmi menjalin kemitraan strategis dengan Minth Group untuk mendirikan perusa

DRMA dan Minth Group Bentuk Usaha Patungan Komponen Kendaraan Listrik

JAKARTA — Emiten komponen otomotif terkemuka, PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA), resmi menjalin kemitraan strategis dengan Minth Group untuk mendirikan perusahaan patungan (joint venture). Kolaborasi berskala internasional ini difokuskan pada manufaktur dan pengembangan komponen kendaraan listrik (electric vehicle/EV) guna memperkuat rantai pasok industri hijau di dalam negeri.

Langkah ekspansi ini dirancang untuk menjawab tingginya kebutuhan komponen kendaraan listrik yang terus meningkat, baik untuk pasar domestik maupun kebutuhan ekspor regional Asia. Fasilitas manufaktur dari entitas baru ini dijadwalkan mulai beroperasi dan memproduksi komponen secara komersial pada 2027 mendatang.

Strategi Penguatan Rantai Pasok dan Nilai Tambah Industri

Kemitraan antara DRMA dan Minth Group menjadi milestone krusial dalam mempercepat transformasi ekosistem mobilitas berkelanjutan di tanah air. Dengan menggabungkan kapabilitas manufaktur DRMA yang matang di Indonesia dan keunggulan teknologi Minth Group di kancah global, entitas baru ini diharapkan mampu menghasilkan produk berstandar internasional dengan efisiensi tinggi.

"Kerja sama strategis ini merupakan wujud komitmen kami dalam mendukung percepatan elektrifikasi transportasi di Indonesia serta memperluas penetrasi pasar ke level regional melalui inovasi produk bernilai tambah tinggi," demikian pernyataan resmi manajemen perseroan.

Kerja sama ini secara langsung mendukung target pemerintah dalam meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Integrasi produksi lokal tidak hanya menekan ketergantungan impor suku cadang berbasis teknologi tinggi, tetapi juga membuka ruang kompetitif baru bagi produk manufaktur Indonesia di pasar otomotif Asia.

Rencana Kerja dan Tahapan Pengembangan Proyek Menuju 2027

Pembangunan lini bisnis baru ini telah disusun melalui sejumlah fase terukur untuk memastikan kesiapan operasional pabrik tepat waktu:

  1. Tahap Finalisasi Legalitas dan Desain Fasilitas (2024–2025): Penyelesaian struktur legalitas perusahaan patungan, perizinan terpadu, serta perancangan tata letak pabrik modern ramah lingkungan.
  2. Pembangunan Pabrik dan Instalasi Mesin (2025–2026): Konstruksi fasilitas fisik, pemasangan lini perakitan presisi tinggi, dan instalasi teknologi manufaktur terkini dari Minth Group.
  3. Uji Coba dan Sertifikasi Mutu (2026): Pelaksanaan trial production komponen EV, pengujian standar keamanan, dan sertifikasi kualitas untuk memenuhi kualifikasi OEM global.
  4. Produksi Komersial dan Penetrasi Pasar (2027): Pengoperasian penuh fasilitas manufaktur guna memasok kebutuhan pabrikan otomotif di Indonesia serta mengawali pengiriman ekspor ke kawasan Asia.

Fokus Produk dan Portofolio Manufaktur

Dalam operasionalnya kelak, perusahaan patungan ini akan memfokuskan portofolio pada sejumlah komponen struktural dan fungsional penting kendaraan listrik, antara lain:

  • Struktur Baterai (Battery Enclosures): Casing dan wadah pelindung baterai berbahan ringan dengan standar keamanan termal ketat.
  • Komponen Bodi Ringan: Rangka dan panel berbahan aluminium serta material komposit untuk mengoptimalkan efisiensi energi EV.
  • Sistem Suspensi dan Sasis Khusus: Modul sasis presisi tinggi yang disesuaikan dengan arsitektur platform mobil listrik modern.

Melalui kesiapan teknologi dan jaringan pasar internasional Minth Group, DRMA optimistis kolaborasi ini mampu mendongkrak kinerja ekspor nasional sekaligus mengukuhkan posisi Indonesia sebagai basis produksi komponen otomotif masa depan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS suwandi-tan

Editor Olahraga. Mantan jurnalis olahraga cetak. Meliput Piala Dunia 3 edisi.

Comments (0)

User