Lembaga filantropi Islam Dompet Dhuafa terus memperluas jangkauan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana gempa bumi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Penyaluran bantuan yang bersumber dari donasi publik ini difokuskan pada pemulihan psikososial melalui program Psychological First Aid (PFA) serta penyediaan fasilitas penunjang pendidikan darurat bagi anak-anak di pengungsian.
Kronologi dan Penanganan Terpadu Bencana Gempa
Sejak bencana gempa mengguncang sejumlah titik di Nusa Tenggara Timur, tim respon darurat Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa langsung diterjunkan ke lokasi terdampak untuk melakukan kaji cepat kebutuhan dasar para pengungsi. Pendistribusian bantuan dilakukan secara bertahap guna memastikan seluruh kebutuhan mendesak terpenuhi dengan tepat sasaran.
- Fase Tanggap Darurat: Evakuasi warga rentan, pendirian posko logistik, penyediaan dapur umum, dan distribusi paket sembako ke lokasi terisolasi.
- Fase Stabilisasi: Pemeriksaan kesehatan keliling oleh tim medis Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) serta distribusi air bersih dan sanitasi.
- Fase Pemulihan Awal: Pengguliran program Psychological First Aid (PFA) untuk anak-anak serta perintisan sekolah darurat guna memulihkan kegiatan belajar mengajar.
Fokus Pemulihan Trauma dan Dukungan Pendidikan
Dampak bencana alam kerap menyisakan trauma mendalam, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan kaum lansia. Oleh karena itu, Dompet Dhuafa mengintensifkan pendampingan psikososial agar kecemasan dan stres pascabencana dapat diminimalisasi.
Aktivitas PFA dikemas secara interaktif melalui kegiatan bermain, mendongeng, dan konseling kelompok terarah. Di samping itu, sektor pendidikan menjadi prioritas utama agar proses belajar tidak terhenti total meski sarana sekolah fisik mengalami kerusakan berat.
"Kebutuhan para penyintas tidak hanya sebatas makanan dan tempat berteduh, tetapi juga kesehatan mental serta keberlanjutan masa depan anak-anak. Kami berkomitmen menyalurkan amanah donatur dalam bentuk sarana pendidikan darurat dan pendampingan trauma healing secara komprehensif," ujar perwakilan respon kemanusiaan Dompet Dhuafa.
Rincian Bantuan yang Disalurkan
Hingga saat ini, beragam program terpadu telah menjangkau ribuan penerima manfaat di berbagai titik pengungsian di NTT. Berbagai komponen bantuan yang direalisasikan mencakup:
- Tenda Sekolah Darurat: Ruang kelas sementara yang dilengkapi karpet dan papan tulis agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali berlangsung.
- School Kit: Pembagian ratusan paket perlengkapan sekolah berupa tas, buku tulis, dan alat belajar bagi siswa yang kehilangan perlengkapannya.
- Layanan Konseling PFA: Sesi terapi psikososial rutin yang dipandu oleh relawan dan tenaga profesional kemanusiaan.
- Bantuan Logistik dan Nutrisi: Suplemen gizi tambahan untuk balita dan ibu menyusui guna mencegah penurunan status kesehatan di posko pengungsian.
Dompet Dhuafa menegaskan bahwa pendampingan akan terus berlanjut hingga fase pemulihan jangka panjang, termasuk rencana perbaikan sarana fasilitas umum dan penguatan ketahanan ekonomi warga pascagempa.
Comments (0)