ORLANDO — Tim nasional Amerika Serikat membuka siklus menuju Piala Dunia 2030 dengan kemenangan telak 4-1 atas Peru pada laga persahabatan internasional di Inter.co Stadium, Orlando, Florida, Sabtu, 26 September 2026. Di hadapan penonton yang laris terjual, USMNT tampil dominan sekaligus memberi panggung perdana bagi pemain-pemain muda, termasuk gelandang muda Philadelphia Union Cavan Sullivan. Remaja berusia 16 tahun itu dimainkan sebagai starter, bertahan di lapangan selama 60 menit, dan menorehkan debut timnas senior pertamanya. Momen Sullivan mengontrol bola dalam pertandingan tersebut direkam fotografer Rich Storry untuk Getty Images/AFP. Kemenangan ini sekaligus menjadi laga pertama bagi pelatih Mauricio Pochettino setelah meneken kontrak baru yang mengikatnya hingga turnamen 2030.
Pochettino Pasang Trio Remaja di Starting XI
Pelatih Mauricio Pochettino meracik kombinasi antara pemain senior dan wajah-wajah baru untuk menghadapi La Blanquirroja. Hasilnya, tiga remaja menghuni starting XI: bek Peyton Miller serta dua penyerang Cavan Sullivan dan Justin Ellis, dengan Ellis tampil di stadion kandang klubnya, Orlando City. Skuad pada laga ini tercatat sebagai starting XI termuda era Pochettino sekaligus yang termuda bagi USMNT sejak laga melawan Grenada pada 24 Maret 2023. Kapten Tyler Adams mengenakan ban kapten untuk pertama kali sepanjang era kepelatihan Pochettino dalam caps ke-59. Total 11 pemain mencatatkan caps perdana, delapan di antaranya remaja, dan seluruh empat gol Amerika Serikat melibatkan seorang debutan.
Babak Pertama: Gol Cepat, Balasan Cepat
- Menit ke-4: Justin Ellis membuka keunggulan Amerika Serikat lewat sundulan dari umpan tendangan bebas Gio Reyna. Gol tersebut tercatat sebagai gol tercepat yang dicetak pemain debutan dalam sejarah modern USMNT.
- Menit ke-15: Peru menyamakan kedudukan. Kapten Yoshimar Yotún mengirim umpan lambung ke Gianluca Lapadula, yang lolos dari penjagaan Peyton Miller dan menyundul bola dari jarak dekat.
- Menit ke-20: Umpan silang Miller dari sisi kiri diteruskan tembakan Malik Tillman, tetapi kiper Pedro Gallese melakukan penyelamatan gemilang.
- Menit ke-23: Sullivan yang menabrakkan diri ke gawang usai membobol pertahanan bersinggungan dengan kiper Gallese dan menerima kartu kuning pertamanya bersama timnas.
Sullivan Tampil Energik Selama 60 Menit
Sebelum berlaga, sorotan publik memang tertuju pada Sullivan. Pemain berposisi gelandang itu sempat mengancam gawang lewat umpan kanan Alex Freeman, namun tembakan dari jarak dekat masih diblokir bek Peru. Pada menit-menit akhir babak pertama, ia bahkan berhadapan dengan gawang kosong setelah Gio Reyna menyeret kiper keluar kotak penalti, meski peluang itu belum berujung gol. Sullivan lalu berkolaborasi apik dengan Justin Ellis dan Tillman di wilayah pertahanan Peru sebelum akhirnya digantikan pada menit ke-61. Musim ini ia memang tengah moncer bersama Philadelphia Union dengan sumbangan enam gol dan delapan assist sejak jeda Piala Dunia MLS, plus gelar MLS Player of the Matchday pekan ke-26. Debutnya menorehkan catatan sebagai pesepak bola Amerika Serikat termuda keempat yang pernah membela timnas, yakni 16 tahun 363 hari.
Sebelas debut yang tercatat pada laga ini merupakan yang terbanyak sejak Januari 2024, saat jumlah yang sama muncul dalam kekalahan 0-1 dari Slovenia. Rekor sepanjang masa USMNT adalah dua belas debutan, tercatat dua kali: melawan Polandia pada 1973 dan Guatemala pada 1988.
Babak Kedua: Tiga Gol Penutup Kemenangan
- Menit ke-66: Dua menit setelah masuk, Mathis Albert dijatuhkan di kotak penalti. Malik Tillman mengeksekusi penalti dengan tenang dan mencetak gol ketiganya dalam tiga laga terakhir.
- Menit ke-72: Umpan silang Sebastian Berhalter dari sisi kanan diselesaikan Julian Hall dengan menyudutkan bola ke gawang. Gol tersebut melengkapi catatan assist bagi Hall di laga debutnya.
- Menit ke-90: Sebastian Berhalter menutup pesta dengan tembakan jarak jauh sekitar 25 yard yang meluncur di luar jangkauan Gallese.
Dominasi Statistik Amerika Serikat
Amerika Serikat menguasai jalannya pertandingan dari awal hingga akhir. Tim tuan rumah mencatat penguasaan bola 70 persen, melepaskan 16 tembakan berbanding 5 milik Peru, serta menuntaskan 94 persen umpan dengan delapan peluang emas pada 15 menit pertama. Di sisi lain, Peru yang dilatih Mano Menezes hanya mengandalkan serangan balik dan kesulitan membangun ritme. Catatan khusus juga disandang Matt Freese di bawah mistar gawang dalam penampilan ke-20 bersama timnas. Kemenangan ini mempertahankan rekor USMNT yang belum terkalahkan dalam delapan laga di Inter.co Stadium. Sementara itu, Ellis dan Hall menjadi pemain pertama sejak Januari 2025 yang mencetak gol pada debut timnas, dan Hall tercatat sebagai pemain termuda ketiga yang menyumbang assist dalam era modern.
Empat Laga Beruntun di Jendela Internasional
Hasil atas Peru menjadi pembuka dari empat laga beruntun yang dijalani USMNT pada jendela ini. Tim selanjutnya menuju St. Louis untuk menghadapi Chile di Energizer Park pada Selasa, 29 September 2026, dilanjutkan duel melawan Meksiko di Glendale, Arizona, pada 3 Oktober, serta pertandingan penutup menghadapi Kanada di St. Paul, Minnesota, pada 6 Oktober. Bagi Cavan Sullivan, debut bersama tim senior ini menegaskan bahwa pintu timnas Amerika Serikat kini terbuka lebar bagi generasi mudanya menjelang Piala Dunia 2030.
• Ellis 4', Lapadula 15', Tillman 66' (pen), Hall 72', Berhalter 90' • Debut Cavan Sullivan (16 th 363 hr) — pemain AS termuda keempat • 11 pemain debut, 8 di antaranya remaja • Statistik: penguasaan 70%, tembakan 16-5, akurasi umpan 94% • Laga perdana era kontrak baru Pochettino hingga 2030
Comments (0)