Bisnis

Bank Mandiri Bagikan Dividen Interim Jumbo Senilai Rp6,16 Triliun

JAKARTA — PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) resmi menetapkan batas akhir perdagangan saham dengan hak dividen atau cum date di pasar reguler dan pasar n

Bank Mandiri Bagikan Dividen Interim Jumbo Senilai Rp6,16 Triliun

JAKARTA — PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) resmi menetapkan batas akhir perdagangan saham dengan hak dividen atau cum date di pasar reguler dan pasar negosiasi pada hari ini. Emiten perbankan pelat merah dengan kapitalisasi pasar besar ini bersiap menyalurkan dividen interim bernilai fantastis, yakni mencapai Rp6,16 triliun kepada para pemegang saham yang berhak.

Langkah korporasi ini menjadi katalis positif bagi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), khususnya di sektor finansial. Pelaku pasar modal dan investor ritel yang ingin mengamankan hak pembagian keuntungan tahun berjalan diwajibkan memegang saham BMRI hingga penutupan perdagangan bursa hari ini sebelum memasuki periode ex date.

Kronologi dan Jadwal Pelaksanaan Dividen Interim

Manajemen Bank Mandiri telah menyusun rangkaian jadwal distribusi dividen interim secara terperinci guna memastikan proses pencatatan dan transfer dana berjalan transparan sesuai regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI):

  1. Cum Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi: Berlangsung pada hari ini sebagai batas akhir pembelian saham yang berhak atas dividen.
  2. Ex Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi: Perdagangan saham dibuka pada hari kerja berikutnya tanpa hak dividen bagi pembeli baru.
  3. Recording Date (Tanggal Pencatatan): Penetapan daftar pemegang saham (DPS) yang berhak menerima dividen interim pada penutupan jam bursa.
  4. Distribusi Pembayaran: Dana dividen interim sebesar Rp6,16 triliun akan ditransfer langsung ke rekening dana nasabah (RDN) pemegang saham yang dijadwalkan cair sepenuhnya pada 2 Oktober 2026.
"Pembagian dividen interim ini merupakan bentuk apresiasi berkelanjutan kepada para pemegang saham atas kepercayaan mereka terhadap kinerja fundamental perseroan yang solid dan bertumbuh positif," ungkap perwakilan manajemen perseroan dalam keterbukaan informasi.

Kinerja Solid Jadi Pendorong Pembagian Keuntungan

Keputusan pembagian dividen interim ini didukung oleh profitabilitas Bank Mandiri yang konsisten mencatatkan pertumbuhan laba bersih kuat. Penyaluran kredit yang ekspansif namun terukur, efisiensi operasional melalui transformasi digital Livin' dan Kopra, serta terjaganya rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) memberikan ruang likuiditas yang longgar bagi bank untuk mendistribusikan kas kepada investor.

  • Rasio Kecukupan Modal (CAR): Berada pada level yang sangat aman, jauh di atas ambang batas minimum regulator perbankan.
  • Rasio Likuiditas (LDR): Terkelola dengan sehat guna mengimbangi laju ekspansi pembiayaan ke sektor-sektor produktif.
  • Kualitas Aset: Menunjukkan tren perbaikan berkesinambungan seiring membaiknya iklim bisnis korporasi dan UMKM nasional.

Antusiasme Pasar dan Prospek Saham BMRI

Momentum cum date dividen interim ini memicu peningkatan volume transaksi saham BMRI di Bursa Efek Indonesia. Para analis pasar modal memproyeksikan dividen ini akan memperkuat daya tarik saham BMRI sebagai instrumen investasi defensif dengan imbal hasil dividen (dividend yield) yang kompetitif, sekaligus mencerminkan komitmen bank BUMN dalam mengoptimalkan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS lidia-susanto

Reporter Olahraga Wanita. Fokus pada atlet perempuan dan kesetaraan gender dalam olahraga.

Comments (0)

User