Kepanikan luar biasa melanda para penumpang saat kapal motor KM Virgo Transport 8 mengalami kecelakaan laut hingga akhirnya karam. Insiden tragis yang berlangsung begitu cepat pada dini hari tersebut menyisakan trauma mendalam bagi para korban yang berhasil menyelamatkan diri dari maut di tengah pekatnya perairan Kalimantan Selatan.
Salah seorang penumpang selamat, Ahmad Saudi, menuturkan kesaksian mencekam saat kapal yang ditumpanginya mendadak hilang keseimbangan dan langsung terbalik tanpa adanya aba-aba darurat maupun sistem peringatan dini yang berbunyi.
Kronologi Detik-Detik KM Virgo Transport 8 Tenggelam
Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari para saksi di lokasi evakuasi, rangkaian peristiwa berlangsung sangat singkat sebelum kapal akhirnya hilang ditelan ombak:
- Pukul 01.00 WITA: Kapal berlayar dalam kondisi normal di tengah perairan yang gelap dan sebagian besar penumpang tengah tertidur lelap di kabin.
- Pukul 01.20 WITA: Secara tiba-tiba, badan kapal oleng dan miring ke sisi kiri dengan sudut kemiringan yang sangat ekstrem dalam hitungan detik.
- Pukul 01.25 WITA: Air laut mulai membanjiri dek bawah dan ruang utama, memicu kepanikan massal di antara penumpang dan awak kapal.
- Pukul 01.35 WITA: Kapal KM Virgo Transport 8 dilaporkan karam sepenuhnya, memaksa para penumpang melompat ke laut untuk bertahan hidup.
Kesaksian Penumpang Selamat Tanpa Peringatan Sirine
Ahmad Saudi menceritakan bahwa peristiwa nahas itu terjadi saat situasi kapal sangat hening. Kemiringan kapal terjadi secara drastis sehingga penumpang tidak memiliki banyak waktu untuk mempersiapkan peralatan keselamatan.
"Kapal tiba-tiba miring ke kiri dengan sangat cepat sekitar pukul 01.20 WITA. Tidak ada bunyi alarm atau sirine bahaya sama sekali dari kapal. Semuanya terjadi begitu cepat dan kami langsung berusaha menyelamatkan diri sebisanya," ujar Ahmad saat ditemui di posko penanganan korban.
Ketiadaan peringatan dini memaksa para penumpang berebut mencari pelampung dan pelindung keselamatan dalam kondisi ruangan yang sudah miring dan tergenang air. Ahmad dan sejumlah korban lain berupaya keluar ke bagian dek terbuka sebelum kapal benar-benar terbalik dan tenggelam ke dasar laut.
Upaya Evakuasi dan Investigasi Otoritas Maritim
Pascakejadian, tim Search and Rescue (SAR) gabungan bersama otoritas kepelabuhanan dan kepolisian perairan langsung dikerahkan menuju titik koordinat tenggelamnya kapal guna melakukan penyisiran serta evakuasi intensif.
Pihak berwenang kini memfokuskan tindakan pada beberapa poin penting:
- Memastikan seluruh daftar manifes penumpang telah terdata dan diverifikasi secara akurat.
- Memberikan penanganan medis intensif serta pendampingan psikologis bagi korban luka dan selamat.
- Menyelidiki penyebab teknis kegagalan stabilitas kapal yang menyebabkan armada miring ke kiri secara mendadak.
- Mengevaluasi kelayakan operasional serta fungsi sistem peringatan darurat kapal.
Hingga saat ini, pihak Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) bersama instansi maritim terkait masih mengumpulkan bukti fisik dan keterangan saksi untuk memastikan faktor penyebab karamnya KM Virgo Transport 8.
Comments (0)