BUENOS AIRES — Penanganan medis darurat yang cepat dan tepat berhasil menyelamatkan nyawa bek tengah Vélez Sarsfield, Emanuel Mammana, setelah mengalami insiden tabrakan parah di lapangan hijau. Pemain bertahan tersebut menderita patah lima tulang rusuk usai bertabrakan secara tidak sengaja dengan rekan setimnya sendiri, penjaga gawang Tomás Marchiori, dalam laga lanjutan kompetisi sepak bola Argentina melawan Newell’s Old Boys di Stadion Marcelo Bielsa, Rosario.
Kondisi darurat tersebut menuntut respons cepat dari tim medis kedua belah pihak. Kerja sama antara tim dokter Vélez Sarsfield dan Newell’s Old Boys dinilai menjadi faktor krusial yang mencegah dampak fatal lebih lanjut terhadap kondisi fisik sang pemain.
Kronologi Insiden di Lapangan dan Evakuasi Medis
Kepanikan bermula ketika pertandingan baru berjalan sekitar sepuluh menit. Berikut urutan peristiwa penanganan darurat terhadap Emanuel Mammana:
- Menit ke-10 Pertandingan: Mammana dan Marchiori berusaha mengamankan bola di area pertahanan Vélez, namun benturan keras tanpa sengaja terjadi di antara keduanya, menyebabkan sang bek langsung terkapar di lapangan.
- Deteksi Awal Tim Medis: Dokter dari Vélez dan Newell’s bergegas memasuki lapangan dan segera menyadari bahwa cedera yang dialami Mammana berada pada tingkat keparahan yang sangat tinggi.
- Penerapan Status 'Kode Merah': Melihat indikasi trauma thoraks yang signifikan, tim medis memutuskan untuk langsung mengaktifkan protokol transfer prioritas tertinggi menuju fasilitas kesehatan terdekat.
- Penanganan di Sanatorio de la Mujer: Mammana segera dilarikan ke rumah sakit rujukan di Rosario untuk menjalani pemindaian intensif dan stabilisasi pernapasan.
Keputusan Kritis Protokol ‘Kode Merah’
Direktur Sanatorio de la Mujer Rosario, Eduardo Ontivero, membeberkan bahwa kecepatan pengambilan keputusan tim dokter di stadion sangat menentukan keselamatan sang pesepak bola.
“Ada tingkat kewaspadaan yang memadai dari tim dokter Vélez dan Newell’s untuk memahami bahwa kondisi ini bukan cedera biasa. Sinyal alarm itu memungkinkan mereka menetapkan perlunya evakuasi dalam status kode merah demi penegakan diagnosis yang akurat serta tindakan medis yang tepat waktu,” ujar Ontivero kepada stasiun radio lokal LT8.
Ontivero menambahkan, cedera pada tulang rusuk dalam skala ganda memiliki risiko tinggi menusuk organ vital di sekitar rongga dada, termasuk paru-paru. Tanpa penanganan stabilisasi lapangan dan evakuasi cepat, kondisi korban dapat memburuk secara drastis dalam hitungan menit.
Perawatan Lanjutan dan Kondisi Terkini
Setelah kondisi awalnya distabilkan di Rosario, bek berusia 28 tahun itu kini telah dipindahkan untuk menjalani perawatan intensif di Clínica Zabala, Buenos Aires. Tim dokter terus memantau proses pemulihan struktur tulang dada serta fungsi pernapasan sang pemain.
Pihak klub Vélez Sarsfield menyampaikan apresiasi mendalam kepada staf medis Newell's Old Boys atas bantuan profesional lintas klub yang solid pada saat-saat kritis. Mammana diperkirakan harus menepi dari lapangan hijau selama beberapa bulan ke depan guna pemulihan menyeluruh.
Comments (0)