BUENOS AIRES — Ajang bergengsi tingkat internasional, Campeonato Mundial de Carnes (CMDC) 2026 atau Kejuaraan Daging Dunia, siap digelar dengan konsep unik di Argentina. Berbeda dari edisi sebelumnya, kompetisi tahun ini akan memperluas cakupan penjurian ke dapur-dapur profesional di lebih dari 20 restoran dan hotel terkemuka yang tersebar di berbagai wilayah Argentina sebelum mencapai babak penentuan.
Rangkaian penilaian ketat ini menjadi ajang pembuktian kualitas daging sapi premium dari berbagai produsen, peternak, dan distributor terkemuka di dunia. Pemilihan potongan daging terbaik akan melalui proses uji rasa anonim untuk menjaga objektivitas penilaian dewan juri profesional.
Kronologi dan Tahapan Evaluasi Daging
Pelaksanaan kompetisi mutu daging bergengsi ini dirancang dalam lini masa berjenjang sebagai berikut:
- 11–13 September: Penjurian Terdesentralisasi (Pekan Kualitas)
Sebanyak lebih dari 20 restoran dan perusahaan gastronomi ternama di Buenos Aires, Mar del Plata, Mendoza, Salta, Ushuaia, hingga Santa Cruz menerima sampel daging tanpa identitas (blind sample). Restoran papan atas seperti Elena, El Pobre Luis, Happening, Berria by Sagardi, Fogón, El Baqueano, Mako, dan Villegas Restó ditunjuk menjadi lokasi pengujian langsung oleh panel ahli. - 14–16 September: Konsolidasi dan Rekapitulasi Skor
Data penilaian sensorik, keempukan, aroma, juiciness, serta cita rasa dari masing-masing restoran dikumpulkan dan diverifikasi secara independen oleh komite teknis. - 17 September: Penentuan Juara dan Malam Penganugerahan
Babak final kompetisi diselenggarakan secara terpusat di restoran El Central, La Rural, Buenos Aires. Pada acara puncak ini, pemenang dari tiap kategori diumumkan secara resmi kepada publik global.
"Evaluasi langsung di dapur restoran menghadirkan parameter nyata bagaimana potongan daging kelas dunia merespons teknik pemanggangan profesional standar tinggi," ungkap komite penyelenggara terkait format baru ini.
Kategori Potongan dan Standar Penilaian
Kompetisi CMDC 2026 berfokus pada dua jenis potongan daging sapi tanpa tulang paling populer di industri kuliner global:
- Bife Ancho (Ribeye / Rib Eye Steak): Penilaian mencakup distribusi marbling (lemak intramuskular), tekstur serat, dan kelembutan daging.
- Bife Angosto (Striploin / New York Strip): Penilaian berfokus pada kedalaman rasa, retensi sari daging saat dimasak, serta profil aroma khas.
Masing-masing potongan di atas diklasifikasikan ke dalam dua kategori pakan ternak yang berbeda, yakni Grass-Fed (sapi pemakan rumput alami) dan Grain-Fed (sapi dengan pakan biji-bijian). Pembedaan ini bertujuan memberikan apresiasi yang adil terhadap karakteristik nutrisi dan cita rasa unik dari setiap metode peternakan.
Penutupan Pendaftaran dan Antusiasme Industri
Pihak penyelenggara mengonfirmasi bahwa periode pendaftaran sampel telah resmi ditutup. Partisipasi kompetisi ini mencakup rumah pemotongan hewan (RPH/frigorífico), eksportir, peternak mandiri, rumah makan daging, hingga jaringan jagal modern. Ajang edisi kedua ini diharapkan makin mengukuhkan standar keunggulan kualitas protein hewani di pasar global.
Comments (0)