Karimun

63 Warga Karimun Terjaring Razia Masker di Kolong – Kepri Terdepan


KARIMUN (HK)-Setelah lama tidak melakukan razia penindakan, Tim Penindak Yustisi Protokol Kesehatan Karimun kembali melakukan razia penindakan di Kecamatan Karimun, Jumat (5/2/2021) sore. Razia yang dimulai pukul 15.30 WIB hingga 17.15 WIB ini dipusatkan di depan Kantor Imigrasi Karimun.

Meski razia sudah berulang kali dilakukan, namun masih tetap ditemukan pelanggar protokol kesehatan. Masih banyak warga Karimun yang tidak mengenakan masker. Setidaknya, razia yang dilaksanakan di pertigaan Ranggam ini ditemukan 643 warga Karimun yang tidak mengenakan masker.

“Jumlah pelanggar protokol kesehatan atau yang tidak mengenakan masker saat razia penindakan operasi yustisi di Kecamatan Karimun ini sebanyak 63 orang,” ujar Kepala Satpol PP Karimun, Tejaria.

Kata Tejaria, dari jumlah tersebut yang menjalankan sanksi sosial dengan cara membersihkan jalan sebanyak 40 orang, sementara yang memilih untuk membayar denda administrasi sebesar Rp50 ribu sebanyak 18 orang. Sedangkan yang menandatangani surat pernyataan pelanggar usia di bawah 15 tahun sebanyak 5 orang.

“Jumlah total denda administrasi yang dibayarkan selama razia penindakan di Kecamatan Karimun sebesar Rp900 ribu,” tuturnya.

Puluhan warga Karimun yang tidak memakai masker saat melintasi kawasan Kolong, akhirnya harus berurusan dengan Tim Penindak Yustisi Protokol Kesehatan Karimun yang terdiri dari Satpol PP dan TNI-Polri. Mereka yang tak pakai masker, kemudian didata dan diberi sanksi sosial disuruh menyapu jalan.

“Operasi ini akan kami lakukan secara selang-seling. Misalnya, pagi kami laksanakan patroli rutin, kemudian sore kami gelar operasi penindakan. Tujuan operasi ini dilakukan adalah untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat Karimun untuk mematuhi protokol kesehatan, sebagaimana anjuran pemerintah,” tuturnya. (ham)



Sumber

Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Ke Atas